Ketua KALAM: Semua Pekerjaan Tergantung Niat Dan Keseriusan Alumni

0
205
Ketua Kalam Walisongo, Lukman Hakim saat diwawancarai usai acara wisuda, Rabu foto, Yaqin

Justisia.com-Sidang senat terbuka wisuda diploma, sarjana, magister dan doktoral ke -72 Universitas Islam Negeri Walisongo dilaksanakan di Auditorium II UIN Walisongo, Rabu (8/3). Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Umum KALAM Walisongo, Lukman Hakim.

Alumni Fakultas Dakwah UIN Walisongo ini berharap, kiprah alumni riil di masyarakat. Mahasiswa Harus memberikan kontribusi yang baik di masyarakat agar kehidupan berbangsa dan bernegara juga menjadi baik.

Lukman menambahkan, alumni walisongo jangan mengikuti jejak penyebar hoax dan ujaran kebencian. Alumni harus taat pada ikrar alumni walisongo.

“Ikrar yang dijanjikan agar alumni mengembangkan Islam yang rahmatan lilalamin. Kita tidak menginginkan Alumni mempunyai akhlak yang buruk, menentang negara, sehingga almamater bisa buruk,” kata Lukman.

Lukman juga membenarkan perkataan Rektor UIN Walisongo, Muhibbin “Saya sependapat dengan Rektor. Mahasiswa jangan mengandalkan PNS. Saya yakin dengan kreatifitas yang dimiliki alumni untuk mengembangkan pekerjaannya,” imbuhnya..

Lukman menegaskan, alumni yang mengabdi ke kampung halaman tidak kalah mulianya.

“Alumni yang mengabdi, balik ke kampung halaman, kemudian menjadi guru atau kiai tidak kalah mulianya dibanding alumni yang merantau ke kota,” tegasnya.

Pria asal Pemalang tersebut meyaqinkan, bahwa lulusan UIN Walisongo bisa diandalkan dan bersaing dengan lulusan perguruan tinggi manapun. Hal ini dibuktikan dengan adanya alumni yang sekarang menjadi Menteri, yaitu Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Sosial.

Semua pekerjaan itu kembali kepada niat dan keseriusan alumni. Pandangan balik ke kampung halaman tidak kalah mulia, Apapun pekerjaannya, asal memberikan manfaat kepada sesama, pungkasnya. (Red, Aris)