DEMA Universitas Akan Aksi jika Usulnya Tidak Dipertimbangkan

0
929
Presiden DEMA UIN WS, Syarifudin Fahmi (tengah) saat audiensi kepesertaan JKN-KIS di Aula Gedung Rektorat Lt 3, Kamis (4/1). foto: ideapers.com

Justisia.com – DEMA UIN Walisongo menyampaikan nota keberatan terhadap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di wajibkan kepada seluruh mahasiswa. Nota keberatan DEMA Universitas disamaikan melalui surat No 001/A/DEMA-U/I/2017 tertanggal 5 Januari 2018 dan di tandatangani langsung oleh Ketua DEMA UIN Walisongo, Syarifudin Fahmi. DEMA mempertimbangkan mengadakan aksi masa apabila tidak ada perubahan peraturan terkait JKN.

Dalam surat tersebut di disampaikan beberapa alasan keberatan terhadap kampus terkait program kepesertaan JKN ini.

“Tidak ada hubungan antara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan kebutuhan akademik dan tidak semua mahasiswa sepakat soal itu, maka mahasiswa tidak boleh dipaksakan untuk membuat JKN,” ujar Fahmi di kutip dari surat tersebut.

Selain itu, DEMA meminta agar kepesertaan JKN tidak diterapkan pada mahasiswa angkatan 2011-2017.

“DEMA menyatakan secara tegas, Menolak kepesertaan JKN untuk mahasiswa angkatan 2011-2017, dikarenakan telah muncul dana alokasi poliklinik untuk kesehatan mahasiswa dalam rincian BKT Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa,” ujar Fahmi, dalam poin kedua penolakan JKN.

Selain menyampaikan dua poin penolakan kepesertaan JKN, DEMA merekomendasikan beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan kampus. Salah satunya merekomendasikan agar kebijakan JKN-KIS diberlakukan untuk mahasiswa baru angatan 2018.

“Pemberlakuan JKN-KIS diperuntukan bagi mahasiswa baru angkatan 2018 mendatang dan akan diberlakukan mulai tahun akademik 2018/2019,” imbuhnya, di kutip dari surat yang sama.

Selain itu, DEMA Universitas menyatakan akan menggelar aksi masa dalam waktu dekat, apabila tidak ada perubahan aturan sejak surat mereka keluarkan.

“Apabila dalam kurum waktu 7×24 jam sejak surat ini disampaikan tidk ada perubahan atau perbaikan kebijakan, maka kami atas nama DEMA UIN Walisongo 2018 beserta DEMA F di lingkungan UIN Walisongo akan menggelar aksi masa,” tutup Fahmi, dalam mengahiri surat tersebut. (rep. Mufti)