SEMA UIN Walisongo, Adakan FGD Persiapan Pilkada 2018

0
300
Suasana acara FGD Pilkada 2018 di Auditorium I UIN Walisongo Semarang, Rabu (15/11). Foto: Afif.doc

Justisia.com Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Walisongo Semarang mengadakan Focus Grup Discusiso (FGD) dalam menghadapi Pilkada serentak 2018, dengan tema “Partisiasi pemilih pemula menuju pilkada damai dalam bingkai NKRI” di Auditorium I Kampus I, Rabu (15/11).

Salah satu narasumber dari Komisioner Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Jawa Tengah, Sri Sumanta mengaharapkan kepada seluruh masyarakat agar menolak dan melaporkan praktik money politic di pilkada 2018.

“Kita mendorong masyarakat agar menolak money politik. Jika terjadi, masyarakat harus berani untuk beri info dan melapor kepada kami. Kami selalu berharap adanya partisipasi dari masyarakat yang mana juga berperan sebagai pengawas,” kata pria asal Solo tersebut seusai acara.

Hal senada juga dilontarkan oleh Kepala Biro Operasi (Kabag Binops Roops) Polda Jateng, Artanto menginstruksikan kepada seluruh masyarakat dan mahasiswa khususnya pemilih pemula agar tidak terpengaruh dengan adanya money politic dan dapat berperan aktif dalam memberikan pengawasan.

“Berlakulah baik dan aktif sebagai pemilih dalam pencoblosan, serta ikutlah untuk memonitor dalam pelaksanaan pemilu,” tuturnya saat di wawancarai justisia.com.

Ia menambahkan bahwa akan ada payung hukum terhadap pelapor yang melaporkan praktik money politic.

“Terkait pelapor akan dilindungi secara Undang-undang. Seperti contoh identitas dari pelapor akan kami tutupi, jadi kami harap tidak ada lagi ketakutan dan keraguan bagi masyarakat untuk melapor,” tambah pria berkumis tebal tersebut.

Diadakannya acara ini diharapkan peserta diskusi mendapatkan pengetahuan tentang Pemilu. Selain juga untuk menumbuhkan sikap partisipatif dari masyarakat sebagai partisipan dalam Pemilu.

Agenda SEMA sebagai lembaga legisalatif mencoba memberi pembelajaran kepada mahasiswa dengan berniat memberi sosialisasi kepada mahasiswa terkait Pemilu, yang mana dengan acara ini dimaksud agar mahasiswa baru juga memiliki memiliki rasa partisipasi dalam pelaksanaan pemilu,” Ucap ketua pelaksana acara, Syafiuddin (21). (Red: Aff/ ed: Muft)

 

SHARE
Previous articleFirdaus yang Diidamkan
Next articlePemantasan