Wakil Rektor III, Suparman saat dimintai keterangan mengenai orsenik, Rabu malam, (28/09/2016) (dok. Adib)

 

Wakil Rektor III, Suparman saat dimintai keterangan mengenai orsenik, Rabu malam, (28/09/2016) (dok. Adib)

Justisia- Wakil Rektor III menghimbau kepada mahasiswa, kegiatan Orientasi Seni, Ilmiah dan Keolahragaan (Orsenik) ajang menunjukkan sportivitas bukan arena perkelahian.

Ia menghimbau menghimbau kepada mahasiswa untuk bertindak sportif dalam setiap cabang perlombaan

“Kita berlomba harus sportif, yang ditunjukkan itu kekuatan kehebatan . Bukannya kekuatan kaki dan tangan untuk berkelahi dan saling memukul di acara Orsenik,” tutur Suparman Syukur saat ditemui reporter justitisa.com setelah menghadiri kuliah umum di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo, Rabu (30/08).

Ia menambahkan, peristiwa semacam itu tidak boleh menjadi tradisi turun-temurun

“Tidak boleh perkelahian itu menjadi tradisi,” kata Dosen FUHUM itu.

Dirinya mengakui pernah terjun langsung untuk melerai perkelahian antar mahasiswa saat Orsenik sedang berlangsung.

“Saya pernah terjun langsung di tengah-tengah pertempuran antara FITK dan FUHUM. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” ucap pria asal Kebumen itu.(rep.Rais/ed.Mufti)