sumber ilustrasi: suaramerdeka.com
sumber ilustrasi: suaramerdeka.com

Semarang. justisia.com Dzikir akbar dan sholawat,di gelar dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo ke-47 di Auditorium II, Minggu (02/04) pagi.

Selain dihadiri seluruh pimpinan UIN Walisongo, turut hadir Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Condro Kirono. M.M, M.Hum beserta jajarnnya.

Dalam sambutannya, dia mengatakan bahwa UIN ini di didirikan untuk tetap melanjutkan nilai-nilai pendidikan pesantren ke jenjang yang lebih tinggi.

“UIN ini berdiri karena kehendak para ulama dan kiai,” Ujarnya.

“Mereka ingin anak-anak kita dan santri-santri kita yang dari pesantren agar melanjutkan sekolah yang lebih tinggi dengan terus menjaga tradsisi-tradisi santri,” Tambah pria kelahiran Surakarta ini.

Melalui rektor UIN Walisongo, Muhibbin menyampaikan bahwa penggunaan nama Walisongo ini di harapkan mampu nilai-nilai dakwah islam yang telah diperjuangkan oleh para wali.

“Dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo ke-47 ini, kita percaya bahwa memakai walisongo ini akan di ridhoi oleh Allah SWT. Kami yakin akan mewarisi nilai-nilai luhur yang telah di wariskan dari para wali ini, salah satunya adalah dakwah para walisongo ini,” kata Muhibbin.

Seperti di ketahui, acara Dzikir Akbar dan Sholawat merupakan rangkain acara Dies Natalis UIN Walisongo ke-47. (MFT)