MV25, Predator yang Siap Hadang Para Lawan

0
140
Maveric Vinales (25) melaju di depan rider Ducati, Andrea Dovisioso (04). sumber ilustrasi: motogp.com
Maverick Vinales (25) melaju di depan rider Ducati, Andrea Dovisioso (04). sumber ilustrasi: motogp.com

Gelaran akbar adu cepat para raja di atas lintasan sudah meleweti seri perdana. Sirkuit Losail Qatar di pilih sebagai seri pembuka di musim 2017. Terjadi banyak kejutaan yang lahir dari race yang berlangsung senin malam (26/03). Tentunya yang menjadi sorotan pembalap muda Maverick Vinales (22), menjalani debut dengan motor Yamaha, dia mampu merebut podium pertama di musim perdananya bersama tim Movistar Yamaha.

Pembalap dengan julukan The Gun and The Predator ini menegaskan bahwa di musim 2017 menjadi momentum yang baik untuk dirinya, berbeda pada saat memperkuat Tim Suzuki Ecstar selama dua tahun sebelumnya. Hasil di Losail Qatar semakin memperlihatkan bahwa ia siap menjadi Predator untuk para lawan-lawannya.

Keperkasaan Vinales di atas Yamaha sudah nampak, ketika menjadi yang tercepat di test pramusim (motogp.com). Free Practice (FP) 1 dan 3 juga di kuasai rider asal Spanyol ini dengan catatan waktu tercepat 154.316 di atas sang juara dunia musim lalu. Kepindahannya ke Yamaha terjawab sudah dengan finis di posisi pertama dengan memulai balapan dari Pole Position.

Musim lalu ia mampu mencatatkan pencapaian terbaiknya selama di kelas Grand Prix dengan satu kali merebut podium di sirkui Silverstone Inggris dan tiga kali finis di urutan ke-tiga. Tentu ini adalah catatan yang cukup baik untuk rider yang masih cukup muda. Catatan terburuk rider kelahiran Figueres Spanyol hanya ketikaa gagal mencapai garis finis di seri Motegi Jepang musim 2015 dan seri Termas de Ro Hondo Argentina musim 2016.

Bangkitnya The Predator di musim 2017 menjadi ancaman untuk para kompetitornya. Khususnya bagi juara bertahan Marc Marquez tentu akan menjadi pengganjalnya untuk meperoleh gelar juara dunia kelas Grand Prix yang ke-4 kalinya. Namun, Vinales bukan lah rider yang minim pengalaman, terlihat dari performa perdanya ini. Rider yang pernah menjadi juara dunia kelas Moto3 dan Moto2 serta pengalamannya 2 tahun di kelas Grand Prix, mempunyai modal yang cukup untuk merengkuh juara dunia kelas Grand Prix tahun ini.. (MFT/SYFR)

 

SHARE
Previous articleR.I.N.D.U
Next articleMiskomuniasi dalam Beragama