Pakar Komunikasi Fitriana Arthakusuma menyampaikan materi dihadapan peserta diskusi dan pelatihan jurnalistik di Ruang Referensi Perpustakaan UIN Walisongo, Selasa (21/03) (Dok.Justisia/Lesen)

 

Pakar Komunikasi Fitriana Arthakusuma menyampaikan materi dihadapan peserta diskusi dan pelatihan jurnalistik di Ruang Referensi Perpustakaan UIN Walisongo, Selasa (21/03) (Dok.Justisia/Lesen)

 

American Corner UIN Walisongo menyelenggarakan diskusi dan pelatihan jurnalistik di Ruang Referensi Perpustakaan UIN Walisongo, Selasa (21/03) untuk mengembangkan soft skill mahasiswa,

Jurnalis Metro TV Monique Rijkers dan Pakar Komunikasi Fitriana Artakusumah hadir mengisi pelatihan tersebut.

“Acara ini digelar untuk membekali mahasiswa berupa soft skill ilmu kejurnalistikan. Kompetisi di dunia luar membutuhkan kompetensi mahasiswa yang linier dan memiliki soft skill,” ujar Kepala UPT Perpustakaan UIN Walisongo Miswan dalam sambutannya

Pelatihan yang di mulai pukul 13.00 siang, dihadiri oleh Staff Kebudayaan dan Pendidikan Kedubes USA dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III UIN Walisongo Suparman Syukur.

Dosen Fakultas Ushuludin dan Humaniora berharap dengan adanya pelatihan ini mahasiswa bisa menjadi produsen dan konsumen informasi yang bijak.

“Kita harus menyebarkan pesan-pesan yang baik sebagai media dakwah. Kalau kita sebagai konsumen berita juga harus pintar menyaring berita-berita yang ada,” tuturnya.

Staf Kebudayaan dan Pendidikan Kedubes Amerika Serikat Karen juga menyampaikan bahwa ilmu jurnalisti perlu dipelajari oleh mahasiswa.

“Media itu salah satu produk jurnalistik. Berpengaruh bagi masyarakat sangat luas. Salah satu media yang berpengaruh di USA Washington Post,” tukasnya. (RIFQI/LESEN)