Para pembicarafoto bersama usai acara bedah buku "Jejak Pidana Pemilu di Jawa Tengah" di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisongo (31/10/2016) (dok : FB M. Ngainirrichard)

 

Para pembicarafoto bersama usai acara bedah buku "Jejak Pidana Pemilu di Jawa Tengah" di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisongo (31/10/2016) (dok : FB M. Ngainirrichard)
Para pembicarafoto bersama usai acara bedah buku “Jejak Pidana Pemilu di Jawa Tengah” di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisongo (31/10/2016) (dok : FB M. Ngainirrichard)

Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo teken kerjasama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jateng guna menunjang keperluan akademik di Audit I Kampus I UIN Walisogo, Senin (31/10).

Dalam sambutannya Wakil Rektor III bagian kemahasiswaan, menyatakan dengan diadakannya kerjasama antara UIN Walisongo dan Bawaslu akan memberikan wawasan terkait masalah perpolitikan.

“Kerjasama ini guna meningkatkan image Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang masih terhitung baru. Ini nantinya bisa menjadi awal untuk dijadikan landasan untuk kemajuan, kata Wakil Rektor III, Suparman Syukur.

Ketua Bawaslu berharap dari hasil kerjasama ini mahasiswa terlibat dalam menciptakan pemilu yang bersih dan demokratis.

“Dengan MoU ini harapan kami para akademisi bisa menjadi penggerak partisipatif dalam pengawasan Pilkada,” ujar Abhan ditemui justisia.com setelah menjadi pembicara dalam bedah buku Jejak Pidana Pemilihan Umum di Jawa Tengah.

Reporter : Adib

Editor : Rais Lesen