Mempersiapkan Generasi Muda Melalui PIN

0
194
pin
sumber gambar : www.indonesian-publichealth.com

Menjaga keutuhan tanah air adalah tugas semua warga negara, tak terkecuali anak-anak dan balita sekalipun. Mereka adalah benih-benih bangsa dan penerus yang dinantikan kehadirannya kelak  untuk memimpin negri ini. Maka, perhatian pemerintah untuk generasi muda sangatlah penting. Dalam rangka mempersiapkan kader kepemimpinan, Indonesia mengadakan Pekan Imunisasi Nasional yang akan diselenggarakan pada 8-15 Maret 2016. Kegiatan ini akan diikuti oleh semua anak dan balita di seluruh daerah Indonesia. Imunisasi ini dilaksanakan dengan memberikan vaksin polio pada mereka.

Pekan Imunisasi Nasional  (PIN) adalah pekan dimana setiap balita termasuk bayi baru lahir yang bertempat tinggal di Indonesia diimunisasi dengan vaksin polio, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk memutus siklus virus polio yang akan menyebar. Sebagaimana kita tahu, polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat menyebabkan kecacatan, bahkan kematian. Pemberian vaksin biasanya sebanyak dua tetes sekali imunisasi dan diberikan dua kali dengan selang waktu satu bulan.

Polio telah menyebar kemana-mana termasuk Indonesia dan salah satu alasan anak-anak yang terjangkit mengalami lumpuh atau meninggal dunia, menyebabkan penurunan populasi pemuda-pemuda Indonesia yang bebas berkarya. Mungkin ini yang menggerakkan pemerintah dibantu dengan Dinas Kesehatan menyelenggarakan acara PIN yang akan dilakukan serentak selama satu minggu di seluruh Indonesia. Dengan demikian diharapkan banyak anak yang dapat terselamatkan dan terhindar dari virus polio, agar tidak ada yang menghalangi mereka untuk mencapai cita-citanya.

Menjadi sehat akan menuntun anak-anak Indonesia melakukan aktivitasnya dengan lancar, menggapai mimpinya, mencari ilmu dengan tenang dan memberikan sumbangsih kepada negaranya. Imunisasi polio ini, akan mengurangi tingkat kematian pada balita dan anak-anak oleh virus polio liar yang menyebar.  Kegiatan ini, ada baiknya jika terus berlanjut dan pemerintah mampu menjaga kesehatan warganya, terutama para generasi muda tanpa harus terhalang oleh biaya.

Kesehatan merupakan salah satu kunci utama seseorang mencapai mimpinya, maka dari itu sudah sewajarnya jika kita turut membantu kesehatan warga negara. Generasi muda yang sehat dan bijaksana sangat dinantikan di negri ini. Hiduplah pemuda, anak-anak dan balita, masa depan mereka dan usaha mereka akan menjadi jawaban nasib kita kedepan. Karena kesehatan mahal harganya. ([j]Adila)