sumber gambar : openmindedclub.blogspot.com

Edelweis, Rais

 

Pagi, menjelang matahari sepenggalan

Di pendakian lengang Rais menenun mimpi

Di perhelatan puisi

Samar-samar suara seraknya membacakan mantra

Gurindam dengan larik-larik di kukus makna

Menjelang siang

Terdengar getar di saku matanya

Dua kerinduan membludak

Membentuk cekung wajah Tuhan dan bapak

 

“ Tuhan dan bapak begitu tampan”.

 

Atas rasa gatal yang semakin mengental

Rais turun dari pendakian sepi

Membawa edelweis serta sekantung wajah

Dan menjelang malam wajah keduanya melesat

Wajah Tuhan dan bapak terasa sepat melekat

 

 

Semarang, 8 Februari 2016

Siti Sarah