SEMARANG, JUSTISIA.com – Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) Justisia Fakultas Syariah IAIN Walisongo Semarang yang dari awal konsen dalam menerbitkan berbagai karya tulis seperti jurnal, misalnya, harus dijaga kualitas intelektualnya. Sebab, hingga kini Justisia masih dipercaya sebagai barometer di Jawa Tengah dalam urusan intelektual. Demikian pesan Sumanto Al Qurtuby, senior Justisia yang dalam minggu ini akan berangkat ke Amerika sebagai dosen tamu di Universitas Notre Dam, Amerika Serikat.

Doktor bidang antropologi politik dan agama jebolan Universitas Boston ini juga mengatakan standar suatu lembaga penerbitan adalah masalah deadline. Frekuensi penerbitan satu semester harus dipelihara dengan baik supaya profesionalitas dan kredibilitas Justisia tetap terjaga.

“Tentu selain masalah deadline, kualitas intelektual kru Justisia harus dijaga. Ini adalah harga mati, sebab ruh Justisia ada di sana,” ujar Sumanto saat ditemui Justisia.com di kediamannya, Rabu (18/7).

“Justisia adalah sumber dari segala sumber intelektual di IAIN Walisongo, dan menjadi barometer bagi pergulatan intelektual di Semarang, terlebih Jawa Tengah, jadi jangan sampai kualitas intelektual Justisia ditinggal,” ujarnya. (LIS/1)